WISATA BUKIT JADDIH BANGKALAN
Bukit Jaddih adalah sebuah bukit yang dimanfaatkan
untuk penambangan batu kapur sebagai salah satu mata pencarian masyarakat
sekitar. Bekas penambangan tersebut meninggalkan bekas urukan yang sangat indah.
Bekas tambang inilah yang memiliki daya tarik pengunjung karena bentuknya yang menyerupai sisa-sisa candi. Awalnya Bukit Jaddih bukan tempat wisata
namun, karena banyak orang yang berkunjung ke sana masyarakat berinisiatif
untuk memanfaatkan sisa penambangan tersebut sebagai wisata. Saat ini Bukit Jaddih merupakan salah satu tempat
wisata yang ada di Kabupaten Bangkalan.
Bukit Jaddih terletak di desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan atau sekitar 15 menit dari Tangkel atau Suramadu. Rute menuju Bukit Jaddih sangat banyak jadi memudahkan pengunjung untuk memilih rute tercepat untuk ke sana. Namun, sangat disayangkan karena jalan atau akses menuju tempat wisata masih rusak dan belum diaspal. Banyak truk dan alat kontriksi yang berlalu-lalang dikarenakan aktivitas penambangan masih aktif menyebabkan jalanan berdebu saat musim kemarau. Jadi, disarankan untuk para pengunjung untuk menggunakan masker dan kacamata hitam untuk kenyamanan pengunjung.
Bukit Jaddih memiliki pesona alam yang sangat indah
yang tebentuk dari sisa aktivitas tambang yang menarik masyarakat luar untuk
datang oleh karena itu masyarakat Jaddih memiliki inisiatif untuk membuat objek
wisata tambahan seprti kolam renang yang diberinama Goa pote, Danau Biru yang terbentuk dari genangan air
hujan di area bekas pertambangan yang diberi tambahan getek/sampan untuk
mengelilingi danau tersebut, dan sekarang ada wisata berbentuk love yang baru
saja di buat.
Bukit Jaddih menyediakan kolam renang yang memberikan sensasi berenang di antara keindahan Bukit Kapur cukup dengan membayar Rp. 10.000 per orang. Airnya yang kebiruan memberikan kesegaran tersendiri di tengah bebatuan kapur. Kolam renang luas membuat pengunjung puas berenang dan di ujung kolam terdapat panggung yang kerap digunakan untuk pertujukan musik. Dan terdapat banyak tempat duduk dipinggir kolam untuk para pengunjung yang hanya ingin duduk santai sambil mengawasi buah hati.
Bukit Jaddih juga memiliki objek wisata Danau Biru dan
juga terdapat destinasi tempat penyimpanan senjata . Berwisata di Bukit Jaddih semakin berkesan dengan
pengalaman berlayar di danau. Tiket masuk perorangnya sebesar Rp. 5000. Ada sejumlah rakit yang siap mengantar pengunjung
menjelajah danau ini. Satu
rakit bisa diisi 6-7 orang. Sambil
menyusuri danau, pengunjung dapat melihat pemandangan menakjubkan destinasi
bekas penyimpanan senjata ini. Airnya yang masih alami cukup luas untuk
diarungi. Pengunjung pun bisa meminta guide untuk berhenti dan berfoto di
tempat yang menarik. Dan terdapat objek wisata tambahan berbentuk love yang tersambung dengan Danau Biru tersebut.
Mengabadikan
momen di Bukit Jaddih adalah sebuah keharusan. Suasananya yang menakjubkan
sangat instagramable dan kerap dipamerkan di sosial media. Pengunjung dapat
berfoto di bukit kapur, bungker, atau gua-gua kecil di sekitar sini. Hal yang
juga kerap dilakukan di sini adalah foto pra dan post-wedding. Dengan nuansa alam
memikat, berfoto pernikahan di sini pun menjadi sasaran banyak orang.







Komentar
Posting Komentar